oleh

Berita Bola Italia: Peran Utama Edin Dzeko Di Tim

Berita Bola Italia – Setelah menjadi pelapis untuk Sergio Aguero di Manchester City, Edin Dzeko sekarang menikmati perannya sebagai pemain utama untuk AS Roma dan Bosnia.

Striker itu adalah bagian penting dari skuad Man City dalam meraih gelar Liga Inggris di musim 2011/12 dan 2013/14 tetapi, meski mencetak 72 gol untuk klub selama empat setengah musim di Manchester, dia paling sering digunakan sebagai pemain pengganti karena pelatih Roberto Mancini dan Manuel Pellegrini lebih memilih Sergio Aguero sebagai pilihan utama.

Dalam empat musim, Dzeko rata-rata hanya menjadi starting line-up sebanya 16 di Premier League per musim, dia lebih seing menonton dari pinggir lapangan saat Aguero menjadi pilihan utama.

Ada kontribusi menonjol di sepanjang jalan Dzeko di City, Dzeko lah yang berhasil menyamakan kedudukan City sebelum gol pengunci gelar oleh Aguero melawan QPR pada 2012, sementara dua golnya di Old Trafford pada Maret 2014 adalah momen penting bagi Man City dalam mengejar dari mahkota liga tahun itu.

Tapi Dzeko, yang menolak penyebutan dirinya sebagai ‘supersub’, menginginkan lebih banyak tanggung jawab. Dan dia menemukannya di AS Roma.

Setelah musim pertama yang tidak terlalu meyakinkan di Roma, Dzeko benar benar menunjukan kualitasnya di musim 2016/17 atau musim keduanya bersama Roma. Dia mencetak 17 gol di 20 pertandingan awal musim ini di semua kompetisi dan ia berakhir dengan total 39 gol , melewati rekor yang dicetak oleh Francesco Totti yakni 32 gol.

Pensiunnya Totti dan penjualan Mohamed Salah ke Liverpool pada musim panas 2017 menempatkan beban lebih berat di pundak pemain Bosnia itu, tetapi ia menerima tantangan itu.

“Dzeko adalah salah satu pemain paling penting yang Roma miliki dalam skuad mereka,” kata Augusto De Bartolo dari Sky Sport Italia. “Setelah pensiun Totti, tanggung jawabnya tumbuh karena pengalaman internasionalnya dan kemampuannya mencetak gol – dan jika Anda melihat statistik, Anda bisa mengerti mengapa.

“Dengan Manchester City ia mencetak 72 gol dalam 178 pertandingan, sementara di Roma ia memiliki 78 gol dalam 148 pertandingan – rata-rata lebih dari satu gol setiap dua pertandingan.  Jadi Anda bisa memahami pentingnya yang ia peroleh dalam tim di tahun-tahun ini. “

Komentar

Berita Terbaru