oleh

Ditahan Banglades, Timnas Thailand Kurangi Perfomanya Di ASEAN Games

Ditahan Banglades, Timnas Thailand Kurangi Perfomanya Di ASEAN Games – Bermain di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, untuk kali kedua secara beruntun, Timnas Thailand kebobolan lebih dulu dari tim lawan, sebelum akhirnya mampu menyelamatkan diri dari kekalahan menjelang akhir pertandingan. Pada laga pertama kontra Qatar, Thailand baru mampu menyamakan skor pada menit 90+2, setelah kebobolan menit keenam. Pada laga kedua melawan Bangladesh, gol penyeimbang baru lahir pada menit ke-80. Bangladesh mencetak gol menit ke-52 pada laga ini. Ditahan Oleh Banglades, Timnas Thailand Kurangi Perfomanya Di ASEAN Games

Dengan dua hasil imbang secara beruntun, Timnas Thailand U-23 sudah melenceng dari target yang diapungkan. Kini mereka baru mengemas poin dua. Padahal sebelum bertolak ke Indonesia, sang pelatih menargetkan rihan poin sempurna dari Bangladesh. Worawoot Srimakha sebenarnya cukup realistis dalam menetapkan target buat tim asuhannya. Ia memprediksi persaingan di Grup B cukup ketat karena selain dihuni Bangladesh dan Qatar, ada pula tim tangguh, Uzbekistan. Itulah mengapa Worawoot hanya menargetkan tim asuhannya mengemas empat poin untuk lolos ke fase selanjutnya. Perincian empat poin itu datang dari imbang melawan Qatar dan menang kontra Bangladesh. Namun, jangankan melebihi target itu, justru Bangladesh menghancurkan target Thailand. Ditahan Oleh Banglades, Timnas Thaliand  Kurangi Perfomanya Di ASEAN Games

Ketika kami berharap terlalu banyak, kami berakhir dengan memberi tekanan pada diri sendiri. Kami terlalu tergesa-gesa dan membuang peluang kami,” kata Worrawoot Srimaka seusai pertandingan. Kini tim peraih medali emas di SEA Games 2017 itu di ujung tanduk, mengingat di laga terakhir, harus menang atas Uzbekistan, tim terkuat di Grup B, yang juga berstatus pemuncak klasemen dengan poin sempurna dari dua pertandingan. Uzbekistan juga sudah memastikan lolos ke fase gugur. Hasil imbang atau bahkan kalah, membahayakan kiprah Timnas Thailand U-23 di Asian Games 2018 karena Bangladesh, yang mengantongi poin satu dan bentrok kontra Qatar di laga terakhir, juga memiliki potensi melaju ke fase gugur. Tak ada jalan lain bagi kami selain meraih kemenangan (atas Uzbekistan). Tak ada jalan untuk kembali,” imbuh Srimaka.

Baca Juga :  PSSI Bertahan Dengan Luis Milla, Ini Alasanya

Baca Juga:

Akankah Luis Milla mundur dari pelatih Indonesia

Pochettino Harapkan 3 Pemain Intinya Perkuat Tottenham

Guardiola Takkan Rekrut Kiper Baru Meski Bravo Cedera

Komentar

Berita Terbaru