oleh

Era Baru Thomas Tuchel dan Harapan Para Youngster PSG

 Tonggak kepemimpinan  Unai Emery memang baru saja berakhir dan berganti pada era baru Thomas Tuchel. Jelang bergulirnyapekan kedua Ligue 1 pada akhir pekan nanti ini, mantan juru tatik Borrusia Dortmund tersebut siap memberikan harapan kepada para youngster Paris Saint Germain.

Sejak diakuisisi oleh Naser Al Khaelaifi paa tahun 2011, PSG bertransformasi menjadi tim yang betabur bintang. Nama-nama beken pun mampu mereka datangkan ke Parc De Princes, mulai dari Zlatan Ibrahimovic hingga sukses membajak Neymar dari Barcelona bersamaan dengan didaratkannya Kylan Mbappe.

Namun dibalik datangnya para pemain berstatus superstar tersebut, PSG sejatinya telah mengabaikan banyak talenta muda didikan akademi mereka sendiri

Dimulai dari sosok Jean Kevin Agustin yang telah menjadi tumpuan Timnas Prancis dalam berbagai jenjang usia namun sayang dirinya harus rela selalu dilempar ke klub lain dengan status pinjaman hingga memutuskan hijrah ke Jerman bersama Red Bull Leipzig.

Hal tersebut karena Agustin kesulitan untuk bersaing dengan pemain senior sekelas Ibrhimovic maupun Edison Cavani.Tak hanya Jean Kevin Agustin saja,ada juga pemain muda seperti Josep Leo Bahebeck yang bernasib sama dengan kompatriotnya di Timnas Prancis tersebut. Mungkin hanya Adrien Rabiott saja yang mampu bertahan di skuad PSG.

Era Baru Thomas Tuchel Akan Memberi Jam Terbang Lebih Pada Pemain Muda

Namun beberapa kasus pemain tersebut sepertinya tidak akan terulang di era baru Thomas Tuchel yang dipercaya akan banyak memberikan menit bermain kepada pemain belia PSG.

Di laga pembukaan Ligue 1 kontra Caen misalnya, Tuchel memasukan 4 pemain muda asli didikan akademi PSG ke Starting Eleven. Di babak kedua Tuchel juga memasukan 2 punggawa mudanya lagi. Pemandangan seperti itu tentu sangat jarang kita saksikan pasca PSG diakuisisi Nasser Al Kahelaifi.

Baca Juga :  Filipe Luis Segera Bergabung ke Paris Saint Germain (PSG) ?

Dalam laga yang berakhir dengan skor 3-0 untuk PSG tersebut, total 6 pemain mudanya tampil begitu impresif dan mampu berkolaborasi dengan baik bersama Neymar dkk. Gap antara pemain senior dan junior pun nyaris sampai tak terlihat.Bahkan Critopher Weah yang masuk pada babak kedua mampu mencetak gol di menit akhir, sementara Christian Nkuku menyumbangkan 1 assist.

Entah akademi PSG yang sejatinya memiliki kualitas setara dengan La Masia atau sosok Tuchel yang pandai memberikan kepercayaan diri kepada pemain belia namun yang jelas, era baru Thomas Tuchel bersama para pemain muda baru saja dimulai.

Menarik untuk kita tunggu, mampukah PSG melahirkan ” Kylan Mbappe baru” dari pemain didikannya sendiri bersama Thomas Tuchel ?

 

 

Komentar

Berita Terbaru