oleh

Julukan Boaz Solossa: Lechia Gdansk Kuat Berkat Unsur Kekeluargaan

Penampilan Lechia pada musim ini berbanding terbalik dengan musim lalu pada berita tentang julukan Boaz Solossa terbaru yang kini disandang Egy Maulana Vikri.

Lechia Gdansk berhasil menampilkan performa impresif pada awal musim ini di Liga Ekstraklasa Polandia. Anak-anak asuhan ‎Piotr Stokowiec tersebut jadi sulit dikalahkan lawan-lawannya.  

Performa yang didapatkan Lechia itu tentu mengejutkan semua pihak. Lantaran pada musim sebelumnya, klub berjulukan ‎Biało-zieloni tersebut terseok-seok di posisi bawah klasemen.

Dari 13 pertandingan yang sudah dimainkan, Lechia mampu meraih tujuh kemenangan, empat hasil imbang dan hanya 2 kali kalah. Alhasil, kini mereka duduk nyaman di puncak klasemen dengan koleksi 25 poin.

Bukan tidak mungkin Lechia bisa menjadi juara dan merengkuh tiket ke Liga Champions untuk musim depan. Asalkan, mereka dapat mempertahankan penampilan ini sampai akhir musim.

Menanggapi hal ini Egy Maulana Vikri, merasa sangat senang. Meski, sampai sekarang ia belum mendapatkan kesempatan bermain, karena dipinjamkan ke Lechia Gdansk II yang tampil di kasta keempat Liga Polandia.

Julukan Boaz Solossa: Lechia Gdansk Kuat Berkat Unsur Kekeluargaan

“Saya sudah pernah bilang, saya ingin jadi orang Indonesia pertama yang main di Liga Champions. Saya mau pegang kata-kata itu, saya berusaha terus, saya bekerja keras, berdoa di sana, jauh dari keluarga segala macam. Kalau rezeki kami yang ada di tim ini ke Liga Champions, semua pemain pasti mau ke sana,” kata Egy dalam wawancara baru-baru ini.

Selain itu, Egy menjelaskan mengapa Lechia bisa sangat berbeda dibanding musim lalu. Menurutnya, strategi dan kedatangan sejumlah pemain baru merupakan faktor utama yang mengubah peruntungan klubnya tersebut musim ini.

“Kalau musim lalu saya tidak tahu, karena tidak terlalu ngikutin. Tapi tahun ini Lechia lebih kompak, terus kekeluargaan, latihannya lebih keras lagi, pelatih juga baru. Jadi saya rasa kekompakannya, yang buat mereka semakin sama-sama untuk ke depan.”

Bukan itu saja, Egy juga mengaku tidak masalah belum diberi kepercayaan bermain di tim utama. Ia menilai keputusan meminjamkan dirinya ke Lechia Gdansk II sangat tepat.

Jebolan Sekolah Khusus Olahraga Ragunan (SKO) tersebut mengaku masih ada kekurangan yang harus diperbaikinya sebelum bermain dengan Lechia. Karena itu, ia bertekad untuk kerja keras agar bisa dipromosikan ke tim utama.

“Yang pasti saya harus persiapkan semua, karena saya belum pernah main di liga. Terus juga pelatih tahu semua kekurangan yang ada. Saya harus persiapan otot saya karena saya tidak mau persaingan di sana nanti cedera atau menurun,” ujarnya.

“Saya berlatih dan bekerja terus. Pasti ada saatnya saya dimainkan dan saat itu saya sudah siap menunjukkan kemampuan saya sebenarnya tidak hanya 50 persen saja,” tambahnya. Demikianlah berita tentang julukan Boaz Solossa terbaru yang kini disandang Egy Maulana Vikri.

Berita Terbaru