oleh

Pertandingan Liga 2 Indonesia : Kekecewaan Pemain PS Mojokerto Gagal Lolos Semifinal

Grup telah menyelesaikan pertandingan Liga 2 Indonesia babak 8 besar, Senin (19/11/2018). Semen Padang dan Kalteng Putra berhak lolos ke babak semifinal setelah berhasil menempati posisi 1 dan 2 di akhir fase 8 besar. Posisi ini didapatkan oleh Semen Padang dan Kalteng setelah mampu mengumpulkan 10 poin atau unggul 1 poin dari PS Mojokerto yang berada di urutan 3 klasemen.

Hasil Pertandingan Di Luar Prediksi

Tentu hal ini menimbulkan kekecewaan di pihak PS Mojokerto yang gagal mewujudkan ambisinya untuk bisa tampil di kasta tertinggi Liga Indonesia musim depan. karena sebelum menjalani pertandingan Liga 2 Indonesia melawan Aceh United, PS Mojokerto berada di urutan 2 klasemen liga dengan raihan 9 poin, unggul 2 angka dari semen Padang yang berada di urutan 3 klasemen.  Namun hasil di laga terakhir cukup mengejutkan, dimana PS Mojokerto dikalahkan olehAceh United, tim yang tidak mempunyai peluang lolos babak semifinal dengan skor telak 3-2.

Pertandingan pertandingan Liga 2 Indonesia memang cukup seru dan menarik. sebenarnya PS Mojokerto berpeluang untuk menyamakan kedudukan di akhir babak 2. Kala itu PS Mojokerto mendapatkan hadiah penalti dari wasit. Namun pemain PS Mojokerto gagal melaksanakn tugas tersebut dengan baik, bola melebar jauh dari sasaran. Dengan hasil ini PS Mojokerto gagal menyamai poin dari semen Padang dan Kalteng Putra yang mengoleksi 10 poin.

Andre Dio Sempat Berpikir Pensiun Dari Sepak Bola

Ungkapan kekecewaan salah satunya disampaikan oleh salah satu pemain PS Mojokerto, Andre Dio terkait pertandingan Liga 2 Indonesia. Ia menyampaikan bersama dengan pemain yang lain, ia sudah melakukan perjuangan maksimal. Nmaun hasil pertandingan di luar dari keinginan. Andre meminta maaf atas kegagalan yang diraih oleh PS Mojokerto kepada suporter dan masyarakat Mojokerto seluruhnya.

Baca Juga :  Jelang Lawan Arema, Persib Lakoni Latihan Tertutup

Bahkan karena kekecewaan hasil pertandingan Liga 2 Indonesia ini, Andre Dio sempat berpikiran untuk mengakiri karirnya saat ini juga. Hal ini tentu menjadi kabar yang mengejutkan bagi pecinta sepak bola, khususnya suporter PS Mojokerto. Karena Andre Dio masih berumut 23 tahun. Dan perjalanan karirnya juga masih sangat panjang. Selain itu kualitas yang ia miliki juga terbilang bagus. Pada musim ini ia menjadi tulang punggung tim dan juga andalan pelatih PS Mojokerto dalam mengarungi musim 2018/2019 Liga2.

Komentar

Berita Terbaru