oleh

Skill Neymar Mampu Frustasikan Lawan

Thomas Meunier mengatakan kepada media bahwa dirinya berpendapat rekan setimnya di Paris Saint-Germain (PSG), Neymar, memang kerap kali melakukan gocekan yang tentunya tidak jarang membuat pemain lawan Kesal.

Adu Skill

Pemain timnas Brazil tersebut bisa dibilang sebagai pemain yang dikenal hebat dan memiliki segudang trik untuk melewati dan mensiasati lawan-  lawanya.

Menurut Thomas Meunier, dirinya memang tidak jarang membuat para pemain bertahan dari tim rival jengkel karena aksi Neymar. Baik dari skill individunya atau- pun divingnya.

“Dia kerap membuat lawan- lawan mengalami rasa frustrasi. Dirinya bisa tiba- tiba menghentikan bola di tengah akselerasi, untuk memancing kesabaran dan hal itu tentu sering dilakukannya,” Ucap Meunier seperti yang dikutip dari media AS.

“Aksi tersebut memang saya akui sungguh mengganggu dan saya tentu sebagai pemain belakang bisa mengerti,” ujar bek asal Belgia itu.

Meskipun demikian, Meunier sendiri memang tidak memungkiri bahwa fakta dari klub nya Paris Sain- Germain mampu mendapat keuntungan dari segala kepiawaian dari pemain tersebut termasuk diving (atau pura-pura dilanggar).

“Dua atau selebihnya tiga pemain rival memang kerap mendapat kartu karena melanggar dia. Mereka terpaksa untuk sekuat mungkin menahan diri dan ia bisa mengais semua keuntungan dari kecerdikan dan keahliannya,” ujar Meunier.

Ia sendiri sudah mencatatkan 20 dribel sukses dari total enam pertandingan pertama Liga 1 Prancis di musim 2018-2019.

Musim sebelumnya, kapten timnas Brasil tersebut nyatanya menjadi pemain dengan jumlah gocekan terbanyak yang berada di kasta teratas dalam kompetisi Negeri Napoleon ini.

Posisi Neymar

Agar keleluasaan pemain timnas Brazil bisa terlihat maka Pelatih Paris Saint-Germain, Thomas Tuchel, menjelaskan alasannya mengubah posisi untuk pemain yang kerap membuat kontroversial di lapangan hijau tersebut.

Baca Juga :  Prediksi Montpellier HSC vs Nimes 30 September 2018

Bergabung dari Barcelona pada 2017, pemain timnas Brazil tersebut nyatanya mampu ditempatkan di sisi kiri. Namun, sejak kedatangan Thomas Tuchel yang menggantikan Unai Emery di kursi pelatih, pemain asal Brasil tersebut dipilih menjadi playmaker.

“Saya ingin Neymar bermain di posisi klasik nomor 10 karena dengan begitu dirinya memang bisa terlibat dalam setiap serangan yang baik. Dengan begitu dirinya bisa bergerak lebih bebas dan jadi pengatur di pusat permainan. PSG sendiri juga bisa saja melibatkannya dan merotasi pada semua skema serangan,” Ujar Tuchel

Komentar

Berita Terbaru